BENCANA LONGSOR

Kabar Desa
Jembatan yang putus karena banjir luapan
Sungai Blorong (13/03/08).
Foto: kertomulyo

KERTOMULYO – Dua jembatan penghubung antara kecamatan Brangsong dan Ngampel putus & satu jembatan rusak akibat diterjang banjir luapan Sungai Blorong, senin (05 /03) pagi. Akses dua kecamatan terputus,satu rusak dan warga terpaksa harus memutar yang jaraknya lebih jauh hingga dua jam perjalanan. �Jembatan yang putus hanya berjarak kurang dari satu kilometer dan untuk sementara warga menutup jembatan tersebut.

Dua jembatan yang terputus dilokasi Rt.01 ,Rt.06. Rw.04 dukuh sudimoro.satu jembatan rusak berada di Rt.02 Rw.04  di Desa Kertomulyo ada tiga jembat. Jembatan bambu ini hanyut terseret derasnya aliran sungai Blorong. Tidak hanya terputus, tanggul sungai juga jalan Desa Rt.01 menuju Rt.02 longsor akibat tergerus derasnya aliran sungai.

jalan desa Rt.01 Rw.04 .(05/03) Foto Desa kertomulyo

Warga yang hendak melintas terpaksa harus memutar arah dan menempuh perjalanan yang cukup jauh karena harus memutar. Jika biasanya melewati jembatan ini warga dari Brangsong hendak ke Ngampel maupun Pegandon hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit. Namun kini warga terpaksa harus memutar dan menempuh perjalanan hingga 20 kilometer dengan jarak tempuh hampir dua jam karena akses jalan juga rusak parah.

Bapak Budiyono, pengendara sepeda motor yang� biasanya melintas jembatan ini, terpaksa balik arah dan mencari jalan memutar. Padahal jembatan penghubung ini cukup vital karena banyak juga anak-anak yang berangkat ke sekolah dan bekerja melintasi jalan dan jembatan ini . �Biasanya kalau mau ke kecamatan Ngampel lewat jembatan ini cukup lima menit, tapi kalau memutar bisa sampai satu jam karena jalannya juga rusak,� kata bapak Budiyono.

Sementara itu menurut warga, jembatan di Dukuh sudimoro di Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong putus setelah banjir sungai Blorong. Jembatan di sepanjang aliran sungai Blorong ada tiga, dan yang masih bisa dilalui hanya satu kondisi rusak.

Untuk kondisi di jembatan Dukuh sudimoro Rt.02 Rw.04 sudah miring, dan nyaris putus tapi masih bisa dilalui tapi dengan hati-hati. �terputus di bagian tengah dan hanyut terbawa arus sungai,� ujar Robani, warga sekitar.

Warga berharap pemerintah segera membantu memperbaiki dan membangun jembatan darurat agar akses warga tidak terputus dan warga tidak harus memutar. Selama ini jembatan yang dibangun dengan dana swadaya masyarakat ini dirawat dan diperbaiki menggunakan uang dari warga yang melintasi jembatan. (DK-18)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar Anda